Sejarah Singkat Green Campus IAIN Curup
Green Campus IAIN Curup merupakan sebuah gerakan yang bertujuan mewujudkan lingkungan kampus yang bersih, hijau, sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Program ini lahir dari komitmen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kepedulian terhadap alam.
Semangat Green Campus IAIN Curup semakin relevan dengan lahirnya program Ekoteologi yang digagas oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, sebagai salah satu program prioritas Kementerian Agama dalam Asta Protas 2025–2029. Ekoteologi menegaskan bahwa menjaga alam merupakan bagian dari pengamalan ajaran agama. Manusia dipandang sebagai khalifah di bumi yang memiliki amanah untuk merawat, memelihara, dan menjaga keseimbangan alam sebagai ciptaan Tuhan.
Konsep Green Campus dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola kampus melalui pengelolaan lingkungan yang lebih baik, efisiensi penggunaan sumber daya, pengurangan sampah, penghijauan kawasan kampus, serta peningkatan kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Pelaksanaan Green Campus di IAIN Curup diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti penanaman pohon, pengelolaan dan pemilahan sampah, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penghematan energi dan air, penyediaan ruang terbuka hijau, serta edukasi lingkungan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Berbagai kegiatan tersebut melibatkan seluruh sivitas akademika sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menciptakan budaya kampus yang ramah lingkungan.
Seiring dengan perkembangannya, Green Campus IAIN Curup tidak hanya menjadi program penghijauan, tetapi juga menjadi budaya kampus yang mendorong terciptanya lingkungan belajar yang sehat, nyaman, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan, IAIN Curup terus berupaya menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam pendidikan serta berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan.